Kamis, 28 Mei 2015

my blog linalina

3.1    RANDOM NUMBER GENERATOR
Random Number Generator adalah suatu algoritma yang digunakan untuk menghasilkan urutan-urutan atau sequence dari angka-angka sebagai hasil dari perhitungan dengan komputer yang diketahui distribusinya sehingga angka-angka tersebut muncul secara random dan digunakan terus menerus. Dari definisi tersebut dapat ditarik tiga pokok pengertian, yaitu sebagai berikut:

1        Urutan (Sequence)
Yang dimaksudkan dengan sequence adalah bahwa random number tersebut  harus dapat dihasilkan secara urut dalam jumalh yang mengikuti algoritma tertentu dan sesuai dengan distribusi yang akan terjadi atau yang dikehendaki.

2        Distribusi (Distribution)
Pengertian distribusi berhubungan dengan distribusi probabilitas yang dipergunakan untuk meninjau atau terlibat langsung dalam penarikan random number tersebut. Pada umumnya distribusi probabilitas untuk random number ini adalah Uniform Variate (Distribusi Uniform).
Seperti pada random sequence X1,X2,X3,… dan pada setiap random sequence ini masing-masing mempunyai X1,X2,X3,… yang merupakan subsequence yang berhubungan tetapi terpisah satu dengan lainnya, yang dikenal dengan Jointly Independent, dan masing-masing juga mempunyai probabilitas distribusi uniform antara 0 dan n (0,n). Bila sequence ini terputus maka akan merusak atau mengurangi arti dari kegiatan simulasi yang berjalan.

3        Random
Random menunjukkan bahwa algoritma tersebut akan menghasilkan suatu angka yang akan berperan dalam pemunculan angka yang akan keluar dalam proses di komputer. Dengan kata lain suatu angka yang diperoleh merupakan angka penentu bagi angka random berikutnya. Demikianlah seterusnya. Tetapi walaupun angkanya berkaitan namun angka yang muncul dapat berlainan.

3.2    DESKRIPSI RANDOM NUMBER
Dalam penentuan random number pada umumnya terdapat beberap sumber yang dipergunakan, antara lain:
a)        Tabel Random Number
b)        Electronic Random Number
c)         Congruential Pseudo Random Number Generator
RN Generator ini yang sering digunakan pada penarikan random number pada komputer, dengan sifat-sifatnya sebagai berikut:
1)        Independent
Pengertian independent ini berarti masing-masing komponen atau variabel-variabelnya harus bebas dari ketentuan-ketentuan tersendiri.


2)        Uniform
Pengertian uniform disini merupakan suatu distribusi yang umum yaitu distribusi probabilitas yang sama untuk semua besaran yang dikeluarkan/diambil. Ini berarti probabilitasnya diusahakan sama untuk setiap penarikan random number tersebut.
3)        Dense
Maksud dari dense disini adalah Density Probability Distribution yang tentunya harus mengikuti syarat probabilitas yaitu terletak antara 0 dan 1 (0≤RN≤1).
4)        Efficient
Pengertian efisinsi disini adalah dalam penarikan random number tersebut harus dapat menentukan angka-angka untuk variabelnya yang sesuai sehingga dapat berjalan terus menerus.
RN Generator ini terdiri dari tiga bagian, yaitu:
1)        Additive (Arithmatic) Random Number Generator
2)        Multiplicative Random Number Generator
3)        Mixed Congruential Random Number Generator

3.3    PENYELESAIAN RNG
Pada Congruential Pseudo Random Number Generator dapat dijelaskan untuk masing-masing formula(rumus) sebagai berikut:

1        Additive (Arithmatic) RNG

Bentuk rumus Additive (Arithmatic) RNG adalah:
Zi+1 = (a.Zi + c) mod m
Keterangan:
Zi+1    = Random Number baru
Zi          = Random Number semula
m       =  Angka modulo
c         = 0
a,m > 1
Pemilihan tiga variabel yang menentukan dalam Multiplicative RNG adalah:
a)      Pemilihan nilai modulo m
Merupakan suatu angka integer yang cukup besar yang ditentukan dari panjangnya bits dari jenis komputer.
Contoh:
Komputer IBM 360/370 dengan 32 bits
m= 2^(32-1)=2^31=2147483648
Komputer IBM 1130/1800 dengan 16 bits
m= 2^(16-1)=2^15=32768
Mikrokomputer dengan 8 bits
m= 2^(8-1)=2^7=128

      • Komputer IBM 360/370 dengan 32 bits
      • m= 2^(32-1)=2^31=2147483648
      • Komputer IBM 1130/1800 dengan 16 bits 
      • m= 2^(16-1)=2^15=32768
b) Pemilihan konstanta multiplier a
Pemilihan nilai a harus bilangan ganjil dan prima. Pemilihan terbaik adalah dengan rumus 
a=2^(panjang bits/2)+3
Contoh:
Komputer IBM 360/370 dengan 32 bits
a= 232/2+3=216+3=65536+3=65539
Komputer IBM 1130/1800 dengan 16 bits
a= 216/2+3=28+3=256+3=259
Mikrokomputer dengan 8 bits
a= 28/2+3=24+3=16+3=19

c) Pemilihan nilai Z0
Dapat diambil sembarang bilangan integer yang cukup besar dan ganjil.

Contoh:
Bila digunakan mikrokomputer dengan 8 bits, maka m = 128, a = 19, c = 237, dan  Z0 = 12357. Tentukan random number dengan Additive (Arithmatic) RNG!
Zi+1 = (a.Zi + c) mod m

Z_1=(19x12357+237)mod 128
Z1=(234783+237)mod 128
Z1=235020 mod 128
Z1=12  =>R_1=12/128=0,09375

Z2=(19x12+237)mod 128
Z2=(228+237)mod 128
Z2=465 mod 128
Z2=81  =>R_2=81/128=0,6328125


Z3=(19X81+237)mod 128
Z3=(1539+237) mod128
Z3=1776 mod 128
Z3=112   =>R_3=112/128=0,875

Z4=(19x112+237)mod 128
Z4=(2128+237)mod 128
Z4=2365 mod 128
Z4=61   => 12/128= 0,4765625    


4.1 Pembangkit Random Variate Diskrit
Suatu random variate diartikan sebagai nilai suatu random variabel yang mempunyai distribusi tertentu. Pendekatan yang umumnya digunakan adalah:
1. Inverse Transformation 
2. Composition
3. Convulotion
4. Acceptance-Rejection
Yang akan di bahas di bab ini adalah pengambilan random variate dengan Inverse Transformation Method dengan cara  mengambil random variate dari beberapa distribusi yang berbeda-beda fungsinya harus terlebih dahulu melalui Cummulative Distribution Function (CDF) dari suatu random variabel. 
Prosedur untuk membangkitkan random variate jika fungsi distribusinya diskrit:
1) Pilihlah random number dari rumus Pseudo Random Number (Bab 3),
0<Ri<1, i=1,2,3,… 
2) Tentukan Cummulative Distribution Function (CDF) 
3) Gambarkan grafik Cummulative Distribution Function 
4) Buat tabel simulasi untuk menentukan random variate
5) Tentukan random variate


5.1 Pembangkit Random Variate Kontinu
Prosedur untuk membangkitkan random variate jika fungsi distribusinya kontinu hampir sama dengan prosedur pada fungsi distribusi diskrit.
Contoh:
Tentukan random variate distribusi kontinu melalui fungsi matematis berikut:

f(x)=   ( 0 ; untuk x yang lain)^(  2x  ; untuk 0≤x≤1)